Rantai asli Honda untuk supra series berkode 06401-KEV-881
Rantai asli Honda untuk supra series berkode 06401-KEV-881

Memelihara ‘bebek’,… motor bebek maksudnya (ya bisalah anda baca Honda supra fit) sampai saat ini bisa dihitung selama 10 tahun. Untuk urusan penggerak akhir atau rantai roda belakang, setidaknya saya telah mengalami pergantian 3 kali (selalu mengganti 1 set= gear depan, gear belakang dan rantai). Jadi jika dikalkulasi setidaknya setiap 3,5 tahun saya lakukan pergantian rantai roda. dan saya selalu menggunakan produk aseli dari Honda.
Entah kategori boros atau wajar jika hitungannya seperti itu, ini hanya menurut kenyataan yang saya alami, Biarlah yang menilai sang ahli pengamat penggunaan spare part yang angkat bicara, jika membaca tulisan ini, dan mau berkomentar sih.

Well, bukannya sok tau-atau apa, saya hanya sedikit mengamati akan pengaruh besar-kecilnya gear belakang yang berimbas pada kecepatan motor dan panjangnya napas/ panjangnya tarikan gas.  Dengan saya berkiblat (melihat) pada motor Honda supra 125, dimana koq terasa larinya kencang, dan tarikan gas terasa panjang. (Maaf ini hanya pengamatan saya yang mungkin asal saja loh ya) Iya bukan karena kubikasi mesin di supra 125 yang memang 125cc. Karena menurut ilmu ‘pengeyelan‘/ pembelaan saya “loh kenapa motor [bebek] ber cc atau berkubikasi lebih besar dari supra/supra fit, tidak dipasang gear belakang yang lebih besar pula? atau setidaknya seukuran sama dengan yang ada pada supra /supra fit? Itulah dasar pemikiran ngawur saya untuk mengaplikasikan/ menerapkan pada motor supra fit saya, yakni mengganti gear belakang dengan sedikit lebih kecil dari ukuran standar. Yang mana gear belakang ukuran standar untuk supra/ supra fit berjumlah 40, maka saya ganti dengan yang berukuran 36. (Yang supra X 125 jumlah gear belakang berapa ya?kayak malah terlihat lebih kecil lagi.)

Dan ternyata ng-efek loh pemirsah, lebih bisa lari di angka 90 hingga 100 km/jam bahkan hingga ke angka 105.(ukuran segitu tergolong kencang enggak sih unutk motor bebek ber kubikasi 199 cc?atau wajar?). lebih ini juga bisa diartikan tidak terlalu berat yang dirasa motor untuk diajak kencang dan tarikannya terasa panjang.

Saat ganti belum lama ini, khan saya pasang ukuran standar, dan memang bener-bener terasa berat, dan seakan mentog di angka 80, dan hari berikutnya saya ganti dengan gear ukuran 36, dan kembali terasakan nikmatnya di angka 90 an , hehe..

Namun dengan urusan ini, yakni mengganti ukuran gear belakang dengan ukuran yang lebih kecil, bukan berarti lepas dari masalah lain, tentu ada efek lain yang ‘kata bengkel saya’ akan dirasa agak berat angkatan awal jika untuk berboncengan, dan tidak begitu  rosa/ kuat jika di medan tanjakan (naik tanjakan), iya memang benar begitu sih.

Yang jadi pertanyaan saya (karena tidak punya supra x 125) apakah si supra x 125 mengalami penurunan daya/ tidak kuat  jika untuk berboncengan ataupun naik tanjakan?

Advertisements