Inilah Motor ‘Laki’ Teririt, “Bajaj Discover 125” Di Klaim Mampu Capai 82 Km/Liter

Konsumsi BBM Bajaj Discover 125 Ini Diklaim Capai 82 Km/Liter

Motobeam

kusnantokarasan.com – Pabrikan sepeda motor asal India, Bajaj Auto, diam-diam telah meluncurkan motor sport Bajaj Discover 125 versi penyegaran. Konsumsi bahan bakar (BBM) Discover versi baru itu diklaim mencapai 82 kilometer/liter (km/l) atau naik 6 km/liter dibanding generasi sebelumnya.

Seperti dilaporkan Motorbeam, Minggu (5/7/2015), Bajaj mengatakan konsumsi BBM generasi sebelumnya mencapai 76 km/l. Konsumsi BBM yang lebih irit itu dicapai karena ada ubahan pada setingan mesin.

Namun untuk tampilan, Bajaj hanya melakukan sedikit ubahan. Sementaram untuk mesin meski dilakukan penyempurnaan namun besaran kapasitas masih sama, yakni 124,6 cc silinder tunggal empat katup berteknologi DTS-i.

Tenaga yang disemburkan mesin mencapai 11,5 PS pada 8.000 rpm dan torsi 10,8 Nm. Penyaluran tenaga ke roda menggunakan transmisi empat tingkat kecepatan. Bajaj mengklaim motor besutannya ini mampu melesat hingga 100 km/jam.

Ubahan sebagai penanda penyegaran terlihat pada peranti starter yang kini ditambahi electric starter. Selain itu, Bajaj juga menawarkan pilihan rem cakram berukuran 200 mm sebagai pilihan selain rem cakram 130 mm.

Motor yang menggunakan suspensi garpu teleskopis 130 mm di roda depan dan Nitrox Twin 110 mm di roda belakang itu, juga mengusung tangki BBM yang lebih besar. Dengan penambahan kapasitas tangki itu untuk menunjang motor saat digunakan menempuh jarak jauh.

Akankah motor ini masuk Indonesia? Kita tunggu saja…!

sumber : detikOto.com

Iklan

Cara Mudah Merawat Dan Menjaga Radiator Motor

Kondisi radiator yang selalu prima, membuat mesin terhindar dari overheat. MTVN/A.Harry Budiawan

kusnantokarasan.com – Sistem pendinginan mesin yang terdapat pada sepeda motor saat ini ada tiga macam; yakni pendingin udara, pendingin oli dan pendingin cairan. Dari ketiganya yang banyak digunakan saat ini adalah pendingin udara dan cairan, sedang pendingin oli hanya terdapat pada motor Suzuki Satria F150 saja saat ini.

Dari kesemuanya, pendingin dengan cairan masih dianggap yang terbaik. Cairan pendingin akan melewati area mesin kemudian menuju radiator yang dilewati udara segar, dan cairan yang suhunya sudah lebih rendah kembali melewati mesin.

Sayangnya banyak yang masih cuek untuk merawat radiator motor. “Radiator tidak berfungsi maksimal justru bisa membuat mesin rusak karena overheat loh,”wanti Paolo Irfansyah dari VJ Racing Speed (VJRS).

Merawat radiator sebenarnya mudah saja, dimulai dari penggunaan cairan radiator dengan spesifikasi khusus. “Karena punya formula khusus, titik didih lebih tinggi, punya anti karat dan lebih kental,” sambungnya.

Berikutnya perhatian sirip-sirip pada penampang radiator. Umumnya pada bengkok karena terkena kerikil, disemprot air bertekanan hingga perbuatan iseng orang lain. Jika banyak yang bengkok, maka udara tidak bisa melewati sirip-sirip itu dan pendinginan jadi kurang maksimal.

“Cara perbaikinya bisa pakai pinset dan luruskan kembali sirip yang bengkok, tapi hati-hati jangan sampai patah. Kalau tak mau repot pada kebengkel spesialis radiator,” saran pebengkel diwilayah Kalisari, Jakarta Timur ini.

Untuk mencegah sirip bengkok lagi, bisa pasang cover radiator yang sudah banyak dijual dipasaran. “Lumayan berfungsi untuk melindungi radiator dari kerikil-kerikil saat perjalanan. Soalnya ada kasus radiator bocor karena terkena lemparan kerikil,”tutup Ivan sapaannya.

Kalau radiator sehatkan tak perlu khawatir mesin overheat.

sumber : metrotvnews.com