Akhirnya Harga Pertamax Naik Juga Hari Ini Sabtu 30 MEI 2015

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Solopos/Dwi Prasetya)

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Solopos/Dwi Prasetya)

 

Berakhir sudah aternatif  membeli bahan bakar untuk motor saya. Setelah hari ini Sabtu 30 Mei 2015 harga Pertamax resmi naik. Sebelumnya saya selalu menjadikan pertamax sebagai pilihan kedua selain premium. Berikut sebuah berita yang saya kutip dari harianJogja.com…
Berdasarkan situs resmi Pertamina.com, kenaikan harga Pertamax berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Untuk wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, harga pertamax naik dari Rp8.800 per liter menjadi Rp9.300 per liter atau naik Rp500 per liter.

Sementara, di wilayah DIY dan Jawa Tengah, harga Pertamax naik Rp600 per liter dari Rp8.800 menjadi Rp9.400 per liter.?

Adapun Pertamax Plus naik Rp250 menjadi Rp10.300 per liter dari sebelumnya Rp10.050 per liter, sedangkan Pertamina Dex juga mengalami kenaikan sebesar Rp700 dari Rp11.600 menjadi Rp12.300 per liter.? Adapun harga Solar non subsidi belum ada perubahan. Tidak ada penjelasan resmi dari Pertamina terkait alasan kenaikan harga BBK tersebut.

 

Demikian seputar kenaikan harga Pertamax, semoga bermanfaat.

Tentang Haji : Jika Sudah Haji, Akan Berhaji Lagi, Maka Harus Menunggu 10 Tahun Lagi

 

Ilustrasi haji

Ilustrasi haji

Keinginan umat Muslim untuk berhaji di negara kita sangat tinggi, melebihi kuota yang diberikan oleh pemerintahan Arab Saudi. Terlebih ada pemotongan kuota sebesar 20℅, maka semakin menambah panjang proses antrian menunggu pemberangkatan haji. Kuota haji Indonesia sangat terbatas, hanya 168.800 pertahun, setelah ada pemotongan 20% dari kuota normal.

Akibatnya, daftar antrean (waiting list) jamaah haji Indonesia terus memanjang.
Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah menunjukan bahwa antrean jamaah haji terlama mencapai 28 tahun (2043), yaitu di Kabupaten Wajo.

Sedangkan antrean terpendek sampai 5 tahun (2020), yaitu di Kabupaten Seluma dan Kaur.
Agar antrean jamaah tidak semakin memanjang, Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan bahwa pengisian kuota haji benar-benar diprioritaskan untuk jamaah yang belum pernah berhaji.

Lantas bagaimana dengan jamaah yang sudah pernah berhaji?
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat, menjelaskan bahwa Kementerian Agama telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No 29 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler yang mengatur bahwa orang yang sudah berhaji dan ingin mendaftar lagi, baru diberi kesempatan paling cepat sepuluh tahun kemudian.
Mulai sekarang akan diberlakukan bagi setiap calon jamaah yang mendaftar tahun ini dan sudah berhaji, maka paling cepat bisa berhaji (lagi) sepuluh tahun kemudian,” kata Menag.
“Kebijakan ini dalam rangka untuk mempriotitaskan bagi yang belum berhaji. Tapi tidak menutup pintu sama sekali bagi yang sudah. Karena diberi peluang setelah sepuluh tahun,” tambahnya.

Namun demikian, pembatasan mendaftar setelah sepuluh tahun itu, tidak berlaku bagi pembimbing ibadah.
Ketentuan tentang hal ini, lanjut Menag, akan diatur lebih lanjut oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
Pasal 3 ayat (4) PMA ini mengatur bahwa Jamaah haji yang pernah menunaikan ibadah haji dapat melakukan pendaftaran haji setelah 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji yang terakhir.

Sementara Ayat (5)-nya berbunyi Ketentuan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (4) tidak berlaku bagi pembimbing. Sedang pada ayat (6) ditegaskan bahwa Ketentuan lebih lanjut pendaftaran bagi pembimbing sebagaimana dimaksud pada ayat (5) ditetapkan oleh Direktur Jenderal.

Demikianlah informasi seputar haji, semoga bermanfaat.

 

Sumber : tribunjogja.com

[Silahkan baca juga biaya haji 2015]

Warga Bantul Yang Mau ‘Buru’ Akik, Silahkan Ke Kompleks Pyramid Cafe Jalan Parangtritis Km 5.

Ilustrasi (koleksibatu-akik.blogspot.com)

Ilustrasi (www.idjoel.com)

Kalo lagi ‘booming’ ya memang banyak yang memakai, khususnya kaum lelaki, itulah batu akik, saat ini sering melihat para lelaki memakai cincin bermata batu, dan tidak cukup hanya memakai satu, ‘lha mbok’ semua jemarinya disematkan cincin akik, lha pasti enjoy aja.

Nah bagi khususnya warga Bantul, besuk mulai tanggal 1-7 Juni 2015 mendatang di Kompleks Pyramid Cafe Jalan Parangtritis Km 5 akan ada semacam pameran dan penjualan batu akik. Diselenggarakan oleh Ikatan Kamar Dagang Industri (Kadin) DIY dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) ke-7. Acara yang  bertemakan “Pesta Batu Mulia Nusantara” ini didukung oleh Surat Kabar Harian-SKH Kedaulatan Rakyat.

Wakil Ketua Bidang Industri Kadin DIY, Hans Purwanto, Kamis (28/05/2015) berharap euforia batu mulia di Indonesia mampu memberikan devisa yang besar bagi negara.

Adapun acara “Pesta Batu Mulia Nusantara” juga akan  dimeriahkan dengan lomba menggosok batu, lomba kontes batu bergambar, lelang batu dan pusaka, parade musik, barong sai dan sebagainya. Ketua Panitia , Dwi Suryono menambahkan dalam pameran nanti juga ada deklarasi penjual dan pengrajin batu mulia untuk menjaga warisan adiluhung bangsa.

So, bagi warga Bantul yang ingin ‘berburu’ batu akik, monggo silahkan berkunjung ke jalan Parangtriris Km.5, di Kompleks Pyramid Cafe pada tanggal 1 hingga 7 Juni 2015 mendatang, ojo lali !!!

sumber :krjogja.com

Ini nich pyramid Cafe, Jl Parangtritis Km.5, Sewon, Bantul, Yogyakarta :

Kompleks Pyramid Cafe Jalan Parangtritis Km 5. (lokasiasik.com)

 

Berikut Ketetapan Baru Pajak Progressive Kendaraan Bermotor Berlaku Mulai 1 Juni 2015

Ilustrasi

Ilustrasi

Berikut ini peraturan baru mengenai pajak progressive kendaraan bermotor yang banyak mengalami perubahan dari ketetapan ssebelumnya, Mari kita simak baik baik :
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah No.2 Tahun 2015 Tentang Tarif Pajak Progresif bahwa nama atau alamat yang sama akan dikenakan pajak progresif. Hal ini diberlakukan mulai tanggal 1 Juni 2015.

Tarif Pajak Kendaraan Bermotor Kepemilikan Orang pribadi.

Berikut adalah tarif pajak kendaraan bermotor kepemilikan pribadi :
:

Untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama sebesar 2%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedua sebesar 2,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketiga sebesar 3%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor keempat sebesar 3,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kelima sebesar 4%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor keenam sebesar 4,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketujuh sebesar 5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedelapan sebesar 5,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kesembilan sebesar 6%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kesepuluh sebesar 6,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kesebelas sebesar 7%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedua belas sebesar 7,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketiga belas sebesar 8%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor keempat belas sebesar 8,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor kelima belas sebesar 9%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor keenam belas sebesar 9,5%.
Untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketujuh belas sebesar 10%.

 

Perubahan Dari Kebijakan Sebelumnya

Peraturan daerah yang baru ini mengubah besarnya nominal pajak progresif terutama untuk orang ke empat.

Pemilik Kendaraan Bermotor : Sebelum Kenaikan – Setelah Kenaikan :
Motor ke 1 : 2% – 2%
Motor ke 2 : 4% – 2,2%
Motor ke 3 : 6% – 3%
Motor ke 4 : 10% – 3,5%
Motor ke 5 : 10% – 4%

Motor ke 6 : 10% – 4,5%

Motor ke 7 : 10% – 5%

Motor ke 8 : 10% – 5,5%
Motor ke 9 : 10% – 6%
Motor ke 10 : 10% – 6,5%
Motor ke 11 : 10% – 7%
Motor ke 12 : 10% – 7,5%
Motor ke 13 : 10% – 8%
Motor ke 14 : 10% – 8,5%
Motor ke 15 : 10% – 9%
Motor ke 16 : 10% – 9,5%
Motor ke 17 : 10% – 10%

 

Cara Melaporkan Kendaraan Bermotor Yang Sudah Dijual :

Apabila anda menjual motor anda, kami sarankan untuk melapokannya ke Samsat setempat agar anda tidak terbebani pajak progresif motor tersebut.

Berikut adalah cara untuk melaporkan kendaraan bermotor yang sudah dijual :

Form blokir (bermaterai Rp. 6000).
Foto copy KTP/SIM.
Foto copy Kartu Keluarga.
Data kendaraan yang sudah di jual (copy STNK).
Salinan pajak.
Surat Kuasa (bermaterai Rp. 6000) dan foto copy KTP penerima kuasa.
Surat Keterangan RT/RW jika ada nama yang sama di RT/RW (untuk nama pasaran).

Sumber :

* Peraturan Daerah No.2 Tahun 2015

* hondacengkareng

Hari ini Pukul 16:18 WIB Nanti, Matahari Tepat Berada Di Atas Ka’bah

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Sebuah kejadian atau fenomena alam istiwa adham Ka’bah atau matahari tepat berada di atas Ka’bah, akan terjadi pada Kamis (28/05/2015) pukul 16:18 WIB sore ini. Pada saat ini juga merupakan waktu yang tepat untuk mencocokkan arah kibal (yaumul rashdil qiblah).

Sebagaimana dilansir http://www.elbilad.net, peristiwa matahari tepat berada di atas Ka’bah (yakni berada pada koordinat 21,4′ LU dan 39,8′ BT) terjadi pada pukul 12:27 waktu Saudi, bertepatan pukul 16:18 WIB atau 17.18 WITA di Indonesia. Karena saat itu matahari istiwa (berada) di atas Ka’bah, maka otomatis bayang-bayang objek tegak di seluruh dunia akan lurus ke arah Kiblat.

Karena kedudukan matahari di atas Ka’bah yang menyebabkan bayangan tegak di seluruh dunia searah Kiblat. Di daerah mana pun yang mampu menerima sinar matahari pada jam itu, umat Islam bisa menera arah Kiblat dengan sederhana, namun terjamin akurasinya. Arah lawan bayangan itulah arah Kiblat berada, karena jam itu posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah. pengukuran arah Kiblat yang memanfaatkan Rashdul Qiblah berpedoman matahari adalah navigasi yang telah Allah SWT berikan sejak dahulu.

Jadi dengan menghadap ke arah Matahari akan sama artinya dengan menghadap tepat ke arah kiblat. Dan juga seluruh pangkal bayangan benda yang berdiri tegak pun akan mengarah ke arah kiblat. Dengan begitu peristiwa ini dapat digunakan untuk mengoreksi atau meluruskan arah kiblat bagi seluruh umat muslim secara praktis dan akurat.

Demikian seputar informasi menarik fenomena alam matahari tepat berada di atas Ka’bah, semoga bermanfaat.

 

sumber : krjogja.com