UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) Di DIY Tahun 2015

ilustrasi pekerja swasta/buruh pabrik

ilustrasi pekerja swasta/buruh pabrik sedang pulang kerja.

kusnantokarasan.com – mas dan mbak sekalian, saya dapat informasi menarik nih dari situs Disnakertrans Yogyakarta, tentang besar UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015, dimana lazimnya UMK adalah besaran gaji buruh dalam satu bulan. Boleh jadi  buat acuan nich bagi para pekerja swasta/buruh pabrik yang berada di Yogyakarta khususnya, dan bagi luar Yogya, ya setidaknya anda mengetahui berapa to besar gaji buruh di Jogja.

Berikut kutipannya;

Surat Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 252/KEP/2014 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2015 di Daerah Istimewa Yogyakarta, tertanggal 27 Oktober 2014 telah terbit dan berlaku mulai 1 Januari 2015, dengan besaran Upah Minimum di masing-masing Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut:

  1. UMK Kota Yogyakarta Rp 1.302.500
  2. UMK Sleman Rp 1.200.000
  3. UMK Bantul Rp 1.163.800
  4. UMK Kulon Progo Rp 1.138.000
  5. UMK Gunung Kidul Rp 1.108.249

Harapan Pemerintah dengan ditetapkannya UMK DIY Tahun 2015 agar dilaksanakan oleh para pengusaha sesuai dengan regulasi yang ada. Bagi pengusaha yang belum mampu melaksanakan pembayaran upah pekerja sebesar upah minimum dapat mengajukan permohonan penangguhan pelaksanaan UMK paling lambat 10 hari sebelum diberlakukannya UMK Tahun 2015.

Penangguhan pelaksanaan upah minimum dapat dilakukan oleh perusahaan sesuai Kepmenakertrans RI Nomor 231/Men/2003 tentang Tata Cara Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum yaitu dengan mengajukan surat permohonan penangguhan pelaksanaan upah minimum kepada Kepala Disnakertrans DIY dengan dilengkapi persyaratan sebagai berikut :

  1. Naskah asli kesepakatan tertulis antara pengusaha dengan pekerja tentang penangguhan upah minimum
  2. Laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari neraca, perhitungan rugi/laba, beserta penjelasannya untuk dua tahun terakhir (bagi perusahaan yang telah berbadan hukum harus sudah diaudit oleh oleh akuntan publik)
  3. Salinan akta pendirian perusahaan
  4. Data upah pekerja menurut jabatan
  5. Jumlah pekerja seluruhnya dan jumlah pekerja yang ditangguhkan upahnya
  6. Perkembangan produksi dan pemasaran dua tahun terakhir, serta rencana produksi dan pemasaran dua tahun mendatang

Dinaskertrans DIY membuka Posko Pelayanan Penangguhan UMK sampai dengan 20 Desember dengan alamat : Jl. Lingkar Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman Telp/Fax. (0274) 4462714 atau (0274) 885036. Seksi Pengupahan Bidang HIPTK.

Pelayanan sesuai jam kerja

Hari Senin s/d Kamis, Pukul 08.00 – 16.00 WIB
Hari Jum’at Pukul 08.00 – 14.30 WIB

Kami menghimbau kepada para pengusaha yang akan menangguhkan pelaksanaan upah minimum agar segera mengajukan berkas permohonan penangguhan, dengan batas waktu sampai dengan tanggal 20 Desember.

 

Demikian informasi dari kami, semoga dapat bermanfaat.

Kepala Seksi
Pengupahan dan Kesejahteraan Tenaga Kerja
Dinaskertrans DIY

R. Darmawan, SH.MH

 

Demikianlah mas mbak sekalian tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di DIY Tahun 2015, semoga bermanfaat.

ilustrasi pekerja sedang bekerja di dalam pabrik

ilustrasi pekerja sedang bekerja di dalam pabrik

 

sumber berita : Disnakertrans Yogyakarta, gambar : google

One thought on “UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) Di DIY Tahun 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s