Istilah suku cadang Motor yang sering kita sebut, ternyata dari bahasa Belanda Loh!!!

kusnantokarasan.com – mas dan mbak sekalian, imbas kolonialisme (baca penjajahan Belanda) yang ‘konon katanya’ lebih dari 350 tahun, terasa mengental dalam kehidupan kita yach, salah satu contohnya pada ucapan-ucapan kita, ya maksudnya cuma kata serapan gitu. Termasuk juga yang ada kaitannya dengan dunia roda dua yang kita gemari ini. Nama-nama jeroan, atau onderdil atau sparepart sepeda motor yang biasa kita sebut ternyata merupakan bahasa Belanda. penasaran bro-sist? monggo kita simak bersama-sama:

Busi

'Busi' berasal dari kata Bougie (bhs Belanda)

‘Busi’ berasal dari kata Bougie (bhs Belanda)

Busi, part kecil namun cabe rawit loh, busi merupakan salah satu kompenen vital bagi kendaraan bermotor. Asal kata busi  ternyata berasal dari kata Bougie – bahasa Belanda.

Seher/seker

Seher/seker berasal dari kata Zuiger dibaca swiher

Seher/seker berasal dari kata Zuiger dibaca swiher

Nah pasti tak asing dengan suku cadang ini, dan seher/seker berasal dari bahasa Belanda Zuiger dibaca swiger. Saat lidah kita mengucap jadinya ya seher/seker, bahasa mekaniknya sih piston.

Laher/laker

laher/laker

laher/laker

Kompenen ini sering dikaitkan dengan kata oblak, laher/laker yang istilah mekaniknya adalah Bearing berasal dari kara Lager – bahasa Belanda.

Noken As

Noken As

Noken As

Lha kalo Noken As memang tidak jauh meleset dari asal bahasa Belanda, yakni Nokkenaas. Part ini berfungsi untuk mengatur waktu membuka dan menutup klep. Bahasa mekaniknya sih camshaft.

Kruk As

Kruk as /poros engkol/ crankshaft

Kruk as /poros engkol/ crankshaft

Bisa jadi bro-sist belum azim dengan kata Poros Engkol, tapi kalau ucap Kruk As boleh jadi langsung paham khan bro-sist! Istilah  ini berasal dari kata Krukaas – bahasa Belanda. Bahasa kerennya sih Crankshaft.

Kiprok

kiprok

kiprok

Pernahkan bro-sist mengalami kebingungan ketika membeli suu cadang yang ini? Nama asli dari komonen ini adalah  Regulator/Rectifer (RR). Menurut bapak Sarwono Edi – dari Astra Honda Training Center, istilah Kiprok muncul karena dulunya kompenen ini terbuat dari tembaga yang berasal kerennya cuprum. Emang dasarnya lidah kita sering keseleo, maka akhirnya  lama-lama jadi kata kiprok deh.

Sepul

Sepul

Sepul

Nah ini dia yang lebih enak disebut-sebut. Sepu adalah generator mini yang menghasilkan daya listrik agar motor bisa melaju. Daya listrik ini jugaakan disimpan dalam aki untuk keperluan lampu, starter, sein dan klakson. Sepul merupakan serapan dari bahasa Belanda yakni Spoel yang berarti gulungan.

 

Kèteng

Keteng/rantai

Keteng/rantai

Aha, kita sering salah kaprah untuk suku cadang ini, sebenarnya istilah Kèteng itu berasal dari kata Keten – bahasa Belanda yang artinya rantai. Sering khan kita menyebut rantai keteng, jadi artinya rantai rantai dong hehehe!!!

Well, sudah lumayan paham khan! ya maklumlah kalau kita banyak serapan-serapan bahasa asing, apa lagi bahasa Belanda yang bersama 3,5 abad bro-sist. Ya yang penting kita paham akan istilah dari suku cadang motor kita, agar enggak pusing bin bingung, dan bisa dicocokkan dengan katalog sparepart.

 

(sumber data : welovehonda, gambar: berbagai sumber dari mbah google)

 

 

Iklan

2 thoughts on “Istilah suku cadang Motor yang sering kita sebut, ternyata dari bahasa Belanda Loh!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s