Jadwal SIM Keliling Kota Yogyakarta Minggu ini (14-18 Januari 2015)

kusnantokarasan.com – Mas dan mbak warga Jogja yang berbahagia, kembali saya hadirkan jadwal SIM keliling kota Yogyakarta untuk bulan Januari selama satu Minggu kedepan. Bus Keliling Polresta Yogyakarta kembali di kerahkan di beberapa lokasi untuk melayani masyarakat dari puku 09.00 hingga 12.00. Berikut waktu dan lokasinya :
– Rabu (14/1) : Polsek Mlati dan Purawisata
– Kamis (15/1) : Polsek Pajangan, Puro Pakualaman dan Pasar Temon
– Jum’at (16/1) : Purawisata
– Sabtu (17/1) : Depan Pos Teteg Malioboro (pukul 19.00 – 21.00)
– Minggu (18/1) : Bundaran Filsafat UGM (pukul 09.00 – 12.00)

Adapun persyaratannya sebagai berikut:

1. KTP asli dan Fotocopinya
2. SIM asli dan Fotocopinya

Demikian, semoga bermanfaat !!

*sumber: Ditlantas Polda DIY

Dishub Yogya Perluas Kajian Jalan Searah

Mas dan mbak sekalian, bukan hanya kota Jakarta saja yang terkena macet, kini kota-kota lainnya seperti seperti Yogyakarta juga ikut-ikutan macet. Untuk mengurangi kesremawutan dan mengurai kemacetan dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memperluas kajian lalu-lintas searah, bukan hanya pada ruas jalan tertentu, akan tetapi kawasan sebagai salah satu upaya mengurai kepadatan lalu lintas.

“Fokus kajian adalah pada kawasan, bukan mengarah ke ruas jalan tertentu. Oleh karena itu kajian membutuhkan waktu yang cukup lama,” kata kepala Bidang Lalu Lintas Dishub kota Yogyakarta, Golkari Made Yulianto di Yogyakarta Minggu (11/1).

Menurut beliau kawasan yang menjadi obyek kajian lalu lintas searah tersebut meliputii kawasan Tugu, Kotagede, dan Lempuyangan.

“Proses kajian tidak hanya dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta saja, namun melibatkan akademisi serta pelaku yang berada di kawasan tersebut.” lanjut beliau.

Kajian dilakukan untuk mengetahui volume kendaraan yang melintas, beban jalan, kondisi sosial serta dampak perubahan arus lalu lintas di ruas jalan lain.

“Penerapan jalan searah ini ditujukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Oleh karena itu, kami tidak ingin perubahan arus lalulintas ini justu menimbulkan kepadatan di ruas jalan lain.” kata beliau.

“Jika muncul kepadatan lalu lintas, maka kondisi tersebut hanya terjadi sesaat, Setelah pengguna jalan beradaptasi maka kepadatan itu akan teruri dengan sendirinya.”

Di kawasan Tugu, salah satu ruas jalan yang menjadi fokus kajian adalah pada jalan AM Sangaji, sedangkan di Kotagede ada di jalan Kemasan dan Mondorakan, dan di Lempuyangan ada di jalan Lempuyangan.

Beliau menyebutkan bahwa,” Pelebaran jalan di Kota Yogyakarta tidak lagi memungkinkan, satu-satunya yang bisa diupayakan adalah dengan cara rekayasa lalu lintas.”

Pada 2014, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menerapkan perubahan arus lalu lintas menjadi searah di dua ruas jalan yakni jalan Prof Yohannes dan jalan C. Simanjuntak dan mampu mengurai kepadatan di kedua ruas jalan tersebut.

Jalan C. Simanjuntak yang telah searah dari Utara menuu Selatan

Jalan C. Simanjuntak yang telah searah dari Utara menuju Selatan

 

jalan Prof.Yohannes Yogyakarta

jalan Prof.Yohannes Yogyakarta

 

Peta Yogyakarta

Peta Yogyakarta

 

(sumber : tribunjogja.com )

Tips Mempertahankan Kilau Warna Cat Motor agar tetap “Kinclong”

warna cat agar tetap kinclong

warna cat kinclong

Mas dan mbak pecinta roda dua dimana saja anda berada, belakangan ini banyak produsen sepedamotor yang mulai mengandalkan warna-warna atraktif. Kelir standar seperti hitam abu-abu, merah, biru, putih, kini ditemani dengan warna “fresh” identik dengan kaum muda yang terkesan dinamis. Mulai kuning, ungu, hijau, coklt, merah muda, dan banyak lainnya.

Bukan tanpa alasan, warna ‘ngejreng’/cerah yang atraktif tersebut ternyata punya segmen pasar tersendiri. kebanyakan produk model skutik. Tak hanya satu warna, kombinasi dari beberapa warna dan bahkan dipadukan polesan krom membuat penampilan kian menggairahkan.

Ketika memutuskan untuk membelinya, yang harus disadari adalah menjaga kondisi warna atraktif tersebut tetap mengkilap.  Dan berikut cara mempertahankan warna cat agar tetap “kinclong” nan mempesona :

  1. Jangan terlalu sering terkena sinar matahari. Sebisa mungkin mencari tempat parkiran yang teduh. Debu dan sinar ultra violet secara terus-menerus akan berpotensi merusak partikel cat.
  2. Hindari mencuci motor dengan detergen maupun sabun colek. Kandungannya terlalu keras yang berimbas pada cat. Usahakan memakai shampo khusus untuk mencuci motor.
  3. Air hujan dan garam adalah musuh cat. Air hujan mengandung asam, terutama hujan yang turun pertama kali. Jika kehujanan, segera basuh dengan air bersih gunakan shampo khusus untuk motor. Begitu pula dengan garam, air garam atau air asin membuat warna cepat pudar, dan membuat komponen besi cepat berkarat.
  4. Segera keringkan jika badan motor terkena air apapun, Bintik-bintik air yang menempel dan terkena sinar matahari bercampur debu akan meninggalkan jamur dan noda yang sulit dihilangkan. Dengan begitu kilau cat akan berkurang.
  5. Menggunakan cairan pengkilap diperbolehkan, namun dianjurkan tidak lah terlalu sering memakainya. Karena warna cat akan terkikis dan pudar.
  6. Khusus pada permukaan krom, agar lapisannya tetap mengkilap, gunakan kain dengan tekstur serat yang halus dan lembut, argar tidak menyayat warna krom. Usaahakan agar tidak memakai bahan kimia apapun untuk komponen krom, karena warna biisa berubah kuning.

(sumber : kompas.com)