Jadwal Samsat Keliling Kota Yogyakarta (8-14 Januari 2015)

Contoh STNK

Contoh STNK

Mas dan mbak sekalian khususnya warga Yogyakarta, setelah sebelumnya saya postingkan tentang jadwal⇐ Bus SIM keliling, kini akan saya tuliskan Jadwal Samsat keliling Kota Yogyakarta untuk satu minggu ke depan. Dimana anda dapat membayar pajak kendaraan tahunan anda atau bahasa ‘gaulnya‘ memperpanjang STNK tahunan.

Samsat keliling Kota Yogyakarta selama bukan Januari dilayani mulai pukul 09.00-12.00. Berikut jadwal Samsat Keliling selama seminggu kedepan;:

  • Kamis (8/1) : Balai Kota Yogyakarta
  • Jum’at (9/1) : Gembira Loka
  • Senin (12/1) : Purawisata / THR
  • Selasa (13/1) : Pura Pakualaman
  • Rabu (14/1) : XT Square Yogyakarta

Adapun dokumen atau syarat-syarat yang harus anda persiapkan adalah :

  1. STNK asli dan foto copy-nya
  2. BPKB asli dan foto copy-nya
  3. KTP asli dan foto copy-nya
  4. Notis pajak tahun lalu

Oke Demikianlah saja mas dan mbak tentang Jadwal Samsat Keliling kota Yogyakarta, semoga bermanfaat…”Orang bijak bayar pajak” ayooo buktikan yach… …kalau kita memang orang bijak…hehehe!!!!

 

(sumber: DPPKA DIY)

Syarat Pengajuan Klaim Jasa Raharja

Logo Jasa Raharja

Logo Jasa Raharja

Mas dan mbak sekalian, pada dasarnya dalam Jasa Raharja, ada empat Kriteria kondisi korban kecelakaan penumpang umum dan lalu lintas jalan yang berhak mendapatkan santunan. Keempat kriteria tersebut ialah;

  1. Korban luka-luka
  2. Korban luka-luka kemudian cacat tetap
  3. Korban luka luka kemudian meninggal dunia
  4. Korban meninggal dunia di TKP.

Untuk prosedur pengajuan santunan, masyarakat dapat menghubungi Kantor Jasa Raharja setempat, untuk memperoleh informasi awal santunan. Masyarakat kemudian dapat melaporkan kejadian kecelakaan terebut untuk mendapatkan Laporan Polisi (kepolisian), Telegram (PT KAI), dan syah Bandar (Kapal laut, Sungai, Pesawat udara).

Selanjutnya masyarakat bisa mengajukan santunan ke kantor Jasa Raharja dengan melengkapi persyaratannya sebagai berikut :

A. Dokumen Dasar

  1. Formulir Pengajuan Santunan
  2. Formulir Keterangan Singkat Kecelakan
  3. Formulir Kesehatan Korban
  4. Keterangan Ahli waris jika korban meninggal dunia.

B. Dokumen Pendukung :

  • Untuk korban luka-luka (dirawat) :
  1. Laporan Polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakan pihak berwenang lainnya.
  2. Kuitansi biaya perawatan, kuitansi obat-obatan yang asli dan sah yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit
  3. Fotokopi KTP korban
  4. Surat Kuasa dari korban kepada penerima santuna (bila dikuasakan) dilengkapi dengan fotokopi KTP korban penerima santunan.
  5. Fotokopi surat rujukan bila korban pindah ke Rumah Sakit lain.

 

  • Untuk Korban cacat tetap :
  1. Laporan Polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya
  2. Keterangan cacat tetap dari dokter yang merawat korban
  3. Fotokopi KTP korban
  4. Foto diri yang menunjukkan kondisi cacat tetap
  • Untuk Korban luka-luka kemudian meninggal dunia :
  1. Laporan Polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya
  2. Surat kematian dari Rumah Sakit/ Surat Kematian dari kelurahan, jika korban tidak dibawa ke Rumah Sakit
  3. Fotokopi KTP korban dan ahli waris
  4. Fotokopi KK (kartu kelaurga)
  5. Fotokopi surat nikah bagi korban yang telah menikah
  6. Fotokopi akta kelahiran atau akta kenal lahir, bagi korban yang belum menikah
  7. Kuitansi asli dan sah biaya perawatan dan kuitansi obat-obatan
  8. Fotokopi surat rujukan bila korban pindah rawat ke Rumah Sakit lain
  • Untuk Korban meninggal dunia:
  1. Laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya
  2. Surat kematian dari Rumah Sakit/Surat kematian dari kelurahan jika korban tidak dibawa  ke Rumah sakit
  3. Fotokopi korban dan ahli waris
  4. Fotokopi KK
  5. Fotokopi surat nikah bagi korban yang telah menikah
  6. Fotokopi akta kelahiran atau akte kenal lahir bagi korban yang belum menikah

(Sumber: PT Jasa Raharja (persero) Cabang Yogyakarta.

 

 

Akhirnya Ervani Bebas, kasus sosmed Facebook

Ervani di balik jeruji

Ervani di balik jeruji

Mas dan mbak sekalian, masih ingatkah anda akan sebuah kasus yang menyangkut Facebook di Bantul beberapa bulan lalu? sebuah kasus pidana khusus tentang UU ITE dan pencemaran nama baik yang dituduhkan kepada Ervani Emi Handayani. Yang juga pernah saya tulis, silahkan di baca ulang disini.

Yahhh …akhirnya Ervani Senin kemarin (5/1), bisa bernapas lega setelah Majelis Hakim memutuskan tidak terbukti bersalah dan dinyatakan bebas melalui Surat putusan Nomor 196/Pidana Khusus.

Bebas dari dakwaan yang sempat dijatuhkan kepadanya yakni tiga pasal, diantaranya pasal 45 ayat 1 Juanto, pasal 27 ayat 3 UU ITE tahun 2010 dan pasal 310 dan pasal 311 KUHP, semuanya tidak terbukti.

“Terdakwa tidak di tahan sehingga tidak ada perintah untuk membebaskannya. ” papar Hakim Ketua Sulistyo, Majelis Hakim berpendapat, tidak ada unsur pencemaran baik dalam postingan Ervani.

Kata-kata yang ditulis hanya merupakan keluh kesah Karena suaminya telah dipecat. Pernyataan terdakwa, kata Sulistyo , bukan bermuatan penghinaan, pencemaran nama baik, maupun fitnah. Unsur dengan sengaja men distribusikan seperti yang tertuang dalam pasal 45 ayat 1 Juanto, pasal 27 ayat 3  UU ITE juga tidak terpenuhi.

Sulistyo menambahkan, dakwaan ke tiga yakni pasal 311 KUHP juga tidak terbukti, keluh kesah Ervani di Facebook tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik, melainkan hanya kritik semata.

 

“Ketiga pasal yang didakwakan tidak terbukti, fakta di persidangan dan keterangan para saksi juga tidak mengungkapkan bahwa postingan Ervani mencemarkan nama baik.”

 

Ervani kasus facebook

Ervani kasus facebook

Putusan bebas yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim disambut tepuk-tangan oleh para pendukung Ervani di luar sedang. Jaksa sebelumnya menuntut hukuman 5 bulan kurungan, 10 bulan percobaan, dan denda Rp 1 juta subsider 3 bulan kurungan.