Tulis status di Facebook seorang warga Bantul di Sidangkan

Sekitar pukul 9 pagi tadi (17/11) saya kebetulan lewat jalan Bantul, ti ba di perempatan Gose..sempat terhenti sejenak (walaupun sebenarnya saya jalan terus karena belok kiri), namun saya berhenti karena melihat dari arah Utara(Depan DPRD Bantul) ada konvoi banyak orang berjajar berjalan mirip pawai ataupun karnaval, berjalan ke arah Selatan, lalu belok kanan atau ke arah Barat, stelah dekat baru tau ooo ternyata mirip demo gitu, ada koar-koar pake speaker, ada spanduk, poster, dan lain sebagainya. Tapi sayang saya tidak sempat mengabadikannya.

Tetangga bareng-bareng menolak penahanan Ervani

Tetangga bareng-bareng menolak penahanan Ervani (sumber gambar: detik.com)

Dan benar perkiraan saya mereka menuju pengadilan negeri Bantul, dan setelah telesih-punya telesih, browsing, tanya-tanya ke ‘mbah google’ ternyata mereka yang berjumlah sekitar 60 orang tadi adalah tetangga  dan aliansi forum solidaritas korban UU ITE untuk mendukung seorang perempuan yang akan  di sidang pagi itu.

Ya dari kabarkota.com saya memperoleh berita bahwa, seorang perempuan yang bernama  Ervani Emi Handayani (29tahun) hari ini Senin 17 November 2014, menjalani sidang ke dua diPengadilan Negeri Bantul. Perempuan atau ibu muda asal Gedongan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul tersebut dijerat dengan 4 pasal berlapis. Yakni pasal 45 Ayat (1) dan pasal 27 Ayat (3) Undang Undang Informatika Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 ayat (1) dan pasal 311 ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), semua tentang pencemaran nama baik.

Gara-gara menyebut Rekan kerja suami “Lebay”, inilah yang menjadi pemicu Ervani Emy Handayani harus menerima kentyataan pahit, gara-gara statusnya di jejaring sosial facebook, yang intinya menyebut rekan kerja suaminya dengan kata-kata lebay dan kekanak-kanakan. Sejak 29 Oktober,lalu perempuan 29 tahun tersebut secara resmi telah di tahan di Rumah Tahanan Wirogunan, setelah ditetapkan sebagai terangka pada 1 Juli lalu.

Dalam status yang diunggah melalui akun facebook, Ervani menuliskan, “Iya sih Pak Har baik, yang nggak baik itu yang namanya Ayas dan Spv lainnya. Kami rasa dia nggak pantas dijadikan pimpinan Jolie Jogja Jewellery. Banyak yang lebay dan masih labil seperti anak kecil.”

Hadew ‘sepele dadi gawe’ ya ya pemirsa? Maksud saya menampilkan tulisan ini bukan bermaksud melebar kemana-mana, ini hanya mengingatkan kita akan kehati-hatian kita dalam bertindak dan berucap, dimanapun. Ada hukum yang menanti kita bila kita gegabah berucap salah, menghujat orang lain, seronoh, apalagi sampai bertindak kasar terhadap orang lain.

Dan bagaimana kelanjutan dari kasus mbak Ervani istri dari mas Alfa Janto ini?

Dari detik.com, hari ini (17/11) Majelis hakim mengabulkan penangguhan penahanan terhadap terdakwa Ervanti Emy Handayani binti Saiman.  Pada sidang kedua hari ini, majelis hakim   yang di ketuai Sulistyo Muh Dwi Putro mendengarkan esepsi yang disampaikan oleh tim penasehat hukum terdakwa dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, majelis hakim menyatakan penangguhan penahanan dikabulkan.

Well demikian mas dan mbak sekalian, tulisan saya tentang penasaran saya pagi tadi, semoga kita bisa mengambil hikmah dari kasus diatas untuk berfikir sebelum bertindak, untuk lebih berhati-hati dalam berucap dan bertindak, meskipun itu di dunia maya, karena ada hukum siap menanti kita disana.

103948_img09079201411170921

(sumber gambar: detik.com)

 

kasihan ya mbak Ervani terjerat UU ITE

kasihan ya mbak Ervani terjerat UU ITE , semoga bisa di maafkan dan segera dibebaskan(sumber gambar; detik.com)

(sumber berita : kabarkota.com, dan detik.com)

 

 

5 thoughts on “Tulis status di Facebook seorang warga Bantul di Sidangkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s