Tentang MotoGP : Aturan-aturan Kunci (Bag.2/22)

 

logo MotoGP

logo MotoGP

Mas dan Mbak pecinta MotoGP dimana saja anda berada, mari kita melanjutkan bahasan yang ternyata begitu menarik bagi saya, bagi anda juga tentunya, ya mari kita mengupas tentang motogp, dan kali ini yang kita kupas tentang Aturan Kunci Dasar-Dasar MotoGP,

 

Aturan-aturan Kunci

Pemahaman tentang beberapa aturan dasar Kejuaraan Dunia balap motor MotoGP, menambah kenikmatan dari setiap menonton pertunjukan Grand Prix, apakah anda berada langsung di trek/lintasan ataupun apakah  Anda salah satu dari jutaan menonton di depan layar televisi.

Di bawah ini anda akan mendapatkan beberapa contoh dari beberapa peraturan yang paling penting.

Melanggar aturan main dan atau mengabaikan instruksi bendera dapat mengakibatkan mendapatkan berbagai hukuman untuk pengendara tergantung pada keseriusan pelanggaran, yaitu : peringatan, denda, naik melalui adu penalti, perubahan posisi balap, denda waktu, diskualifikasi, penarikan poin Championship, suspensi atau pengecualian.

 

Berkendara Diluar Prosedur

Berkendara tidak sesuai aturan bisa dikenakan penalti/hukuman pada pengendara/rider jika, misal ia jump start/mencuri start atau meninggalkan posisi awal sebelum lampu merah mati sebagai tanda di mulainya balapan.

Untuk itu selama perlombaan pengendara di minta untuk masuk pit lane dan kemudian kembali bergabung dengan sesama pembalap lain di lintasan. Tidak di perkenankan berhenti dan pengendara harus menghormati batas kecepatan 60 km/jam di pit lane. Dalam kasus pelanggaran batas kecepatan ini , berkendara keluar dari prosedur akan mengulangi dan dalam kasus kedua batas kecepatan ini , bendera hitam yang menandakan diskualifikasi akan di tunjukkan pada pengendara.

Setelah pemberitahuan di lakukan untuk tim pembalap yang terkena penalti/hukuman namun pembalap tidak mengetahui, maka akan di tampilkan pada papan kuning yang menampilkan nomor pengendara yang akan ditampilkan  pada garis finish dan juga akan di tampilkan pada monitor pencatat waktu. Jika pengendara yang bersangkutan tetap tidak mengindahkan hukuman yang di tunjukkkan pada papan selama lima kali, maka pengendara akan ditunjukkan bendera hitam.

Dalam kasus dimana Race Direction belum mampu melaksanakan hukuman sebelum akhir balapan, maka akan di lakukan hukuman pengurangan waktu 20 detik.

 

BALAPAN KERING & BASAH

Semua balapan di kategorikan sebagai balapan basah maupun kering oleh Race Direction ( terdiri  wakil dari FIM, IRTA dan Dorna), sebelum mereka mulai. Papan mungkin di tampilkan pada grid untuk menunjukkan status dari balapan. Jika tidak ada papan yang ditampilkan, maka secara sendirinya tergolong balapan kering. Maksud dari klasifikasi ini untuk menunjukkan kepada para pembalap sebuah konsekwensi dari ragam kondisi iklim selama jalanny balapan, yang mana  bagian berpengaruh dalam pilihan ban mereka.

‘Bendera Putih’ akan di lambaikan pada post bendera marshal selama balapan menunjukkan bahwa Race Direction telah resmi  menyatakan  balapan basah setelah awal lomba telah dinyatakan kering. Dalam contoh ini para pembalap mungkin akan mengganti motornya di tengah balapan untuk diganti motor dengan ban basah, walaupun demikian telah lama di perkenalkan di tahun 2005 sebuah aturan bendera putih hanya berlaku dijalankan tiga kali. Ini adalah apa yang di jalankan dalam keadaan biasa dalam balapan flag-to-flag.

Contoh yang pertama  adalah pada GP Portugal di tahun 2005 pengambilan wewenang agak telat di balapan bahwa para pembalap masih bertahan pada motor kering mereka, tapi di  Grand Prix Australia di Phillip Island tahun 2006 dan di Le Mans tahun 2007 hujan turun  diawal dan hujan cukup lebat memerlukan mengganti motor yang sudah pasti menjadi  tontonan yang dramatis dengan  seluruh pengendara MotoGP memasuki pit lane di tengah balapan untuk menukar mesin.

 

pembalap motogp

pembalap motogp

Stoner Uji Honda RC213V 2015 Di Motegi

Casey Stoner masih berperan penting di Honda

Casey Stoner masih berperan penting di Honda

Mas dan mbak pecinta MotoGP dimana saja anda berada, kembali ada berita tentang Stoner, dia masih berkiprah di Dunia balap MotoGP yang lebih spesifiknya lagi dia masih berperan penting di Honda, berikut beritanya,

Mantan pembalap Repsol Honda dan Juara Dunia MotoGP Casey Stoner melakukan pengujian motor Honda RC213V 2015selama dua hari di Motegi.

Mengawali pengujian pada hari Rabu di sirkuit Twin Ring Stoner mengendarai motor Honda prototype evolusi tahun depan dengan ban Bridgestone. Pada hari Kamis  pengujian akan berlanjut dengan  sang rider asal Australia tersebut dengan setelan mesin lagi, namun memakai ban Michelin. 

Berbicara dengan GPOne.com Petinggi Team Repsol Honda-Livio Suppo berujar, ” Telah di rencanakan Casey mengendarai RC213V 2015. Seperti yang telah kami ucapkan di awal tahun ini pengujian telah diatur dengan dia setelah kami kehilangan sedikit waktu pengujian tahun lalu  karena cuaca buruk. Jadi kami mengambil bersama-sama dua hari pengujian ini, tapi untuk sekarang belum ada rencana melakukan program pengujian lagi. Kami lebih suka mendapatkan pendekatan hari demi hari.”