Perkembangan Bayi Yang Lahir Dengan Berat Badan Lahir Rendah(BBLR) Hingga Usia 1Bulan Atau Imunisasi Pertama

baby cute

Mas-mbak sekalian, Kelahiran seorang anak sungguh suatu anugerah terindah dan kebahagiaan tiada tara bagi kedua orang tuanya, kakek-nenknya dan saudara-saudaranya. Namun terkadang adakalanya kebahagiaan tidaklah sesempurna yang kita dambakan.

Secara wajar bayi terlahir sehat (tiada cacat) itu yang saya maksud dengan sempurna. Akan tetapi bila bayi terlahir dengan berat badan di bawah normal atau bahasa medisnya disebut dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), itulah yang saya maksudkan dengan kebahagiaan yang tidak sempurna.

Dikarenakan dengan kondisi bayi BBLR tersebut maka akan perlu perawatan yang khusus atau perawatan yang intensif. Hal ini maka perawatan dibutuhkan praktisi yang ahli dan didukung peralatan medis yang handal. Hal ini hanya bisa dilakukan pada Rumah Sakit tentunya.

Mas-mbak sekalian, menilik kasus diatas, walaupun di masa-masa kehamilan hal tersebut, sebenarnya berat janin sudah bisa diprediksi, ataupun yang sebenarnya telah terdeteksi, Namun apa boleh dikata, dengan  berbagai aspek, entah psikis si Ibu ataupun alasan fisik(semisal kecapekan dan lain hal) yang menyebabkan hal tersebut terjadi, yang menyebabkan  susah juga menaikkan berat badan si Ibunya dan yang menyebabkan si bayi dalam kandungan otomatis perkembangannya juga ikut terganggu / lambat. Dan benar juga akhirnya pada waktu persalinan memang terjadi sesuai apa yang telah di prediksi oleh sang praktisi yaitu bidan. Bayi kami lahir dengan berat badan hanya 2.250Gram, panjang badan 45Cm, Lingkar kepala 28Cm. Proses persalinannya normalnamun musti harus di rumah sakit, Bayi lahir sehat, namun dengan kondisi berat badan yang kurang tadi (BBLR), secara otomatis si bayi ditempatkan pada ruangan khusus, dengan perawatan khusus pula. Hari-hari berat terfokus pada bayi kami, harap-harap-cemas membayangi hari-hari bahagia kami. Berharap berat badan lekas bertambah,  biar cepat bisa di bawa pulang ke rumah, namun apalah daya, di Rumah sakit secara tempat  sang bayi dan bunda terpisah tempatnya, secara waktu juga dibatasi. Jadi saya pikir, secara psikis kedekat.an mereka kurang.  Disamping itu, sang bayi malas menetek, hanya enjoy dengan banyak tidurnya, yach sleeping beauty. Secara empiris medis mengatakan bayi dengan BBLR memang begitu, malas untuk  meminum ASI ibunya, jadi disarankan sang ibu harus benar-benar greteh  (bhs jawa), tekun atau telaten, rajin untuk meminumkan ASi pada si bayi, jika daya hisap bayi lemahpun, asusan atau ASI kudu atau harus di masukkan , dengan cara di suapkan pake sendok  misalnya. Bila ASI sedikit ataupun belum bisa keluar ya harus di suplay sufor- (susu  formula) khusus. Itu dari segi rasupan, dari segi perawatan, si bayi kondisi suhu tubuhnya harus selalu terjaga akan kehangatannya, disamping ditempatkan pada ruang khusus yang terjaga suhunya, juga harus sering dihangatkan dengan didekap tubuhnya, tubuh si bayi dan bunda-nya harus benar-benar menempel. Badan bayi menempel laangsung di dada ibu-nya tanpa terhalangi apapun.  atau biasa disebut dengan metode kangguru, sesering mungkin, setiap kali melakukan metode dekapan minimal 2jam. Ada theraphy penyinaran juga, untuk mengantisipasi dan mencegah penyakir kuning si bayi. Selalu di pantau denyut nadi, detak jantung, ini hanya bisa dilakukan oleh ahli dalam bidangnya bukan, yaitu perawat yang di dampingi oleh praktisi ahli atau dokter spesialis dan di Rumah Sakit.

Setelah 9 hari di Rumah Sakit, akan tetapi bayi kami belum ada perkembangan berat badan yang signifikan, malah berat badan menurun. Dengan keyakinan dalam hati untuk melanjutkan perawatan di rumah, kami memutuskan untuk membawa pulang bayi kami dengan APS(atas permintaan sendiri), tanpa ijin dari dokter.

Kelegaan hati setelah bayi kami sampai di rumah sehabis Maghrib. Saat musim peralihan antara musim penghujan dan kemarau. Dimana suhu temperatur tidaklah terlalu dingin, jadi suhu di dalam rumah bisa lebih sedikit hangat tentunya dibanding diluar rumah. Dengan begitu akan banyak membantu kami mengurangi rasa was-was kami akan kedinginan bayi kami.

Mas-mbak sekalian, Bayi dengan berat badan hanya 2,25o kg terlihat mungil, saat pertama melihatpun saya sempat kaget plus heran, koq kecil ya. Saat sampai di rumah, berat badan bayi masih sama sewaktu di lahirkan, malah turun beberapa ons, banyak sanak sodara yang merasa takut untuk menggendong karena ukurannya yang kecil.

Dengan kesederhanaan kami rawat bayi seoptimal mungkin dan seadanya,  tanpa box bayi dan perlengkapan yang lebih. Kami siapkan botol kaca(se-macam botol sirup) untuk kami isi air hangat plus di bungkus kain guna di letakkan di samping bayi sebagai penghangat yang sederhana, dan harus hati-hati melakukannya, tidak boleh sampai bocor. Namun cuaca seperti yang saya bilang diatas yang tidaklah dingin, kami rasa tidak dibutuhkannya.

Hari-hari awal, ternyata butuh adaptasi si kecil. Malam pertama pernapasan si kecil  sempat  agak tak wajar, terlihat  lebih sering. Setelah mencari tahu di internet ternyata masih wajar dan normal. kami sedikit tenang. Lalu si ibunya memberikan theraphy dekapan kangguru seperti yang di ajarkan dan sering di lakukan di kala di Rumah sakit.

Satu lagi  hal yang kami lakukan untuk bayi kami yang kami rasa terbukti  memberikan stimulan dan perkembangan yang signifikan pada bayi kami, adalah kami melakukan penjemuran pada bayi kami di pagi hari di antara pukul 06.45-07.15. Dengan cara bertahap, tidak langsung di buka semua pakaian bayi, namun setelah 5 menit awal mulai dibuka bajunya, lalu 5/10 menit lagi baru di buka semua pakaian bayi. Juga di balikkan badannya biar semua bagian tubuh si bayi tersinari matahari pagi. Sebisa mungkin semua bagian tubuh terinari, lekukan-lekukan tangan -kaki. Hal ini saya lakukan tiap pagi. Dan Hal ini saya lakukan hanya berdasar saran dari beberapa orang yang telah berpengalaman mempunyai anak, ini juga pernah saya lakukan pada anak kami yang pertama. Dan hal ini terbukti, secara signifikan(pelan dan konstan) bayi kami mengalami perkembangannnya.  Pernapasan normal, warna kulit segar/ tidak pucat, dan berat badan mulai bertambah.

Menjemur bayi di sinar matahari pagi

Menjemur bayi di sinar matahari pagi

images bayi

Awal-mula memang kami memutuskan untuk hanya memberikan asupan konsumsi ASi saja. namun melihat sitkon yang ada, kami berencana dan telah membelikan dan mendampinginya dengan sufor (susu formula) khusus untuk mempercepat menambah berat badan bayi. Akan tetapi si bayi kami beberapa kali  muntah sesaat setelah kami berikan sufor tadi. Jadi  kami kembali putuskan untuk memberikan ASi eksklusive saja pada bayi kami. Ya kami mantabkan untuk memberikan ASI saja sebagai asupan satu-satunya pada bayi kami. Jadi satu-satunya jalan  si ibunya yang harus mengkonsumsi ekstra. Banyak makan, terlebih  sayuran dan buah, maka  ASI pun akan  keluar dengan banyak dan lancar. Terbukti anak dari adik saya juga bisa berbobot lebih walaupun hanya di berikan ASI saja, badan bayi bisa gemuk. Dan malah bisa memberikan antibiotik yang hebat bagi  bayi bukan????

penyusuan bayi

O-iya bayi kami juga mengalami  jarang Buang Air Besar(BAB), rata-rata 1 minggu sekali si doi BAB, awal-awal kami sempat  khawatir, namun setelah tanya sana-sini, juga seringnya tanya/konsultasi pada praktisi atau bidan tempat kami biasa periksa rutin, beliau mengatakan tidak mengapa bayi jarang BAB jika yang dikonsumsi si bayi hanya ASI saja. Bayi kami benar-benar jarang BAB, lebih dari 5 hari sekali, bahkan terkadang lebih dari 7 hari sekali. Dan  setiap BAB banyak.

Berikut data perkembangan berat badan bayi kami dari umur nol(lahir) hingga umur 1 bulan atau sudah layak/memenuhi standar berat badan untuk  di berikan imunisasi pertama sesuai data statistik pada buku KIA,Berada di warna hijau muda.

-Umur : 0(Nol) ; berat badan: 2,250 kg.

-Umur : 1 bulan ; berat badan : 3,500 kg

-Umur : 2 bulan ; berat badan : 4,300 kg

Lahir : 8 Mei,

Imunisasi BCG : 25 Juni,

Polio 1 : 16 Juli.

Sesuai yang saya alami, perawatan sederhana untuk bayi dengan berat badan lahir rendah adalah;

-sering di dekap/metode kangguru, ada gendongan khusus juga, seperti yang di ajarkan di Rumah Sakit, minimal waktu dekapan adalah 2jam.

-diberikan asupan ASI sesering mungkin, jika bayi tidur lebih dari dua jam, maka dipaksa dibangunkan untuk di berikan ASI.

-dilakukan penjemuran pada pagi hari antara pukul 06.45-07.15, sebisa mungkin seluruh bagian tubuh bayi tersinari Matahari.

Demikianlah mas-mbak sekalian tulisan saya tentang perkembangan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah(BBLR) sesuai yang telah saya alami.

Semoga bermanfaat.

 

 

Advertisements

24 thoughts on “Perkembangan Bayi Yang Lahir Dengan Berat Badan Lahir Rendah(BBLR) Hingga Usia 1Bulan Atau Imunisasi Pertama

  1. Selamat siang mas/mbak, kebetulan saya juga baru saja melahirkan bayi dengan berat badan 1340gram dan panjang 43cm tanggal 14 februari 2016, jadi umurnya baru 10 hari hari ini, tapi berat badannya sempat trun 1300, alhamdulillah waktu usia seminggu naik 1310gram dan kmren sudah naik 1320gram,
    Sampai hari ini anak saya masih d rumah sakit, jadi setiap hari setor ASI perahan k rmah sakit.hanya jumlah ASI saya tidak sebanding dengan jumlah susu yang d minum oleh anak saya, kata susternya anak saya minum 1x bisa 25-30ml (waktu minum 3 jam sekali),smntara saya hanya bisa memerah 50ml saja, jadi saya dan suami putuskan untuk menambah susu formula sejak pertama kali dia lahir..
    Kondisi anak saya termasuk stabil, jadi sejak 2 hari ini saya sudah mulai belajar metode kanguru, hari pertama, anak saya sudah bisa menyusu langsung, hari kedua mulai menurun hanya awal saja mau menyusu, sisanya hanya menempel dan tidur.
    Mas/mba, apakah kenaikan berat badan yang sekian itu termasuk normal atau masih kurang?karena saya juga d sarankan memakai sufor untuk menambah berat badan bayi..mohon infonya..

    Like

    • Selamat siang juga mbak Anggi, selamat & berbahagia atas kelahiran puteranya. Maaf disini saya hanya berbagi ilmu tentang hal ini berdasarkan ilmu empiris saja, krn basic saya memang bukan dr medis. Begini mbak, menurut kebiasaan kami untuk meningkatkan volume ASI maka ibu2 yang sedang menyusui tersebut awal2nya mengkonsumsi daun katup yang dibikin sayur, setelah itu mereka rutin setiap hari/selang sehari sekali minum jamu tradisional yang kami menyebutnya jamu uyub-uyub. Nah kedua hal terdebut terbukti signifikan melancarkan dan menambah banyak volume ASI. Otomatis dengan melimpahnya ASI maka si dedek bayi akan cepat pertumbuhannnya. Untuk ukuran pertambahan berat badan saya tdk begitu mengetahuinya , mungkin bisa dilihat pada grafik di buku KIA, yang bisa kita perkirakan rentangnya. Disamping itu jika bayi sudah dirumah akan leboh mudah lagi, karena penyusuannya tak terbatasi oleh waktu serta setiap pagi bisa dilakukan penjemuran pada debay. Itu terbukti signifikan merangsang pertumbuhannya dan menambah nafsu meneteknya.

      Like

  2. Siang juga mbak mas..,,aku juga memiliki bayi yg bblr..,,lahir 8 januari 2016 bb lahir 1780..,,dan alhamdulillah sekarang bbnya jadi 3.3kg..sama saya juga melakukan gendong bayi dg metode kanguru,,jemur juga setiap pagi,minumnya asi juga ditmbah dg sufor..,,oh ya sedikit b’bagi pengalaman ni..,,saya jga melakukan stimulasi kpda baby saya dg cara dipijat m’gunakan minyak kelapa..,,alhasil baby saya skrg dah bisa miring+bny ngocehnya diumur 2bln 14 hari

    Like

  3. selamat pagi mas/mbak…luar biasa pengalamannya ya. kalo sekrang dede bayinya perumbuhannya gimana? sudah diatas 1 tahun kan?
    menarik sekali bila ada pengalaman yg unik untuk dishare. terima kasih.

    Liked by 1 person

    • Selamat pagi Reza, terimakasih. Alhamdulillah sekarang dedek bayi pertumbuhannya sudah normal sebenarnya sejak usia 1-2 bulan mulai tumbuh normal. Sekarang usia 23 bulan, sekali lagi terimakasih atas apresiasinya, harapan saya dengan membagi cerita ini bermanfaat bagi ayah-bunda yang lain.

      Like

  4. Slmt malam
    Tgl 4 april kmrin sy mlhirkn bayi premature dgn berat 1.6kg. Sempat turun ke 1.5 kg. Tpi alhamdulillh krn fisik sehat dan sudah bisa menyusu(botol). Akhirnya dibolehkn pulng pihak RS setelah 10hri.
    Yg jd kndala bayi sy jadi bingung antara puting dot dan puting botol..
    Susah ngenyot. Smpi sy berputus asa utk beri Asi eklusif.
    Dan ketika sy seling antara sufor dan Asi. Bab anak sy malah keras.Nanguslah sejadi2 nya pas dia Bab. Aduh kasihannya… jdisy stoplah minum asi.lgpula asi sy sedikit.
    Yg jadi bingung skrg. Muka anak sy agakmulai ada gejala kuning…smntara yg sy baca ygbisa sembuhkan kuning ya Asi.
    Makin galaulah sy..
    Ada ga ygberpengalaman sprti sy? Mohon masukannya
    Apakah dgn sufor sj anak sy bisa nambah berat dan sehat serta hilang kuning ny

    Liked by 1 person

    • Selsmat malam Tina, yg terbaik memanglah ASI, bisa jadi bab yg mengeras krn tinggkat kekentalan sufornya, kembali lah memberi ASI, konsumsi lah yang meningkatkan Asi seperti sayur daun katup, jamu mungkin, dan makalah banyak pepaya, hindari dulu Tina makan pisang. Untuk hilang kan kuning jemurlah si adik bayi di pagi hari, sekitar pukul 07.00-07.30, silahkan baca ulang tulisan saya diatas ya.

      Like

  5. Assalammualaikum..selamat siang,,kebetulan lagi searching tentang perkembangan bayi BBLR dan saya baca postingan ini ternyata bnyak juga ya yg mengalami.
    Saya juga melahirkan anak BBLR..anak saya lahir tgl 24 Mei 2016,,berat nya 2.250gram,lahir secara normal..Alhamdulillah kondisinya semua baik dari jantung paru2 dll..maka dari itu dokter putuskan boleh pulang bareng dengan ibunya..kami hanya 2hari di rumah sakit. Cerita sebelumnya memang waktu umur kehamilan 8bulanan bbj kurang yg standarnya 2,2-2,4 kg janin saya hanya 2kg..dan saya disarankan terapi dgn makan es krim..selang 1minggu naik 200gr..setelah itu saya periksa ke bidan..taksiran bidan terakhr pd saat umur 37minggu bbj 2,7..selang sehari saya pecah ketuban tp tdk mules dan tdk ada pembukaan akhirnya dirujuk ke dokter..dokter tdk gegabah utk mengoperasi..saya n janin diobservasi,dan ternyata hasilnya bagus semua..lalu dokter putuskan induksi..mulai diinduksi jam 1pagi jam 6.57 dd lahir dgn berat sebesar itu. Sempet khawatir masuk ruang khusus ternyata tidak,karna kt dokter bayi saya semua2nya bagus tdk ada yg perlu dikhawatirkan.
    Sempat disarankan dibantu sufor BBLR dn kami sudah membeli,ternyata dd nya gak mau..dokter sempat khawatir ada infeksi..ternyata setelah diperiksa tdk ada..Alhamdulillah nya saat malam hr tdr dgn saya di ruang perawatan,dd gesit sekali netek ASI langsung.
    Lahir: 2.250 gr
    Pulang dari RS: 2080 gr
    1 bulan: 3.100 gr
    2 bulan: 4.000 gr
    Mudah2an sih perkembangannya termasuk bagus,walaupun saya masih menganggap kurang. Semoga anak2 kita selalu sehat kuat dan pintar. Aamiin

    Liked by 1 person

    • Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh, selamat siang…Amiin, terimakasih mbak Ajeng atas berbagi ceritanya. Ini sangat-sangat mensupport yang lain, memberi semangat ibu muda yang lain yang mengalami hal yang sama dengan kita. Terimakdih jugs atas doanya, salam kenal dan salam bahagia atas kelahiran dd-nya yang bisa kita bilang ‘Istimewa’. Pesan saya : syukuri yang ada bun, perkembangan dd anda sudah hebat, di usia 2 bulan dengan bb 4 kg, itu sudah luar biasa. Terimakasih bunda Ajeng Trimaharini.

      Like

      • Assalammu’alaikum bunda, saya dewi. Anak saya mikail lahir 2 januari 2016, berat 2 kg pas. Ckup bulan, ktnya dinding perut saya tebal. Sekarang sdh 18 bln. Perkembangannya bagus. Masih belum bisa ngomong, baru bs emA aja. Yg lainnya bicara bahasa planet kt org. Dedeknya bunda sdh bs bicara umur brp ya kalo boleh tahu?

        Liked by 1 person

      • Wa’alaikumussalam Bunda Dewi, dedek kami sudah bisa bicara saat umur 1 tahun, dan berjalan saat usia 1,5 tahun atau 18 bulan. Kalo dedek Mikail mulai berjalan saat usia berapa ya? Karena biasanya, ada aktifitas yang lebih dulu, bisa bicara dulu atau berjalan dulu

        Like

  6. Slm knl,, sy jg baru mlahirkan bayi dngn bblr 2kg pj. 42cm tgl 6 juli secara SC krna sy Preklamsi,, umur 2minggu nimbang alhamdulillah naik jd 2,3kg Hanya dngn asi aja,, tp skrg knp baby sy sering ngulet ya? Jd klo lg tdr sk kebngun trus dia nya kasian..

    Like

  7. Ini postingan lama ya, saya ingin byk brtanya ini sama yg lbh pengalaman, dd saya lahir 2,2kg, skrg 5mnggu lbh dg timbangan posyandu 3,5kg, tapi kaki n tangannya lbh kurusan drpd badan n kepalanya, apa memang sprti itu ya bila BBLR bunda?

    Liked by 3 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s